Beranda blog Halaman 99

FKPPI Karawang Kota Jalin Sinergi dengan DPUPR, Siap Sukseskan Program ASIH SALIRA

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Karawang Kota menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung pembangunan daerah dengan menjalin sinergi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang. Organisasi ini menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan partisipasi masyarakat.

Dukungan tersebut ditegaskan dalam acara silaturahmi dan diskusi hangat antara FKPPI Karawang Kota dengan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Karawang, Aris Purwanto, pada Senin, (1/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, FKPPI Karawang Kota menyatakan dukungan penuh terhadap semua proyek pembangunan di Kabupaten Karawang, dengan fokus utama pada sektor Sumber Daya Air (SDA).

Kabid SDA PUPR Karawang, Aris Purwanto, menyambut baik dukungan ini dan menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan. Salah satu program strategis yang menjadi sorotan adalah ASIH SALIRA (Aksi Bersih-bersih Saluran Air), sebuah gerakan gotong royong yang digencarkan oleh Dinas PUPR Karawang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran air.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan pembangunan berkelanjutan, apalagi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kami siap bergandengan tangan dengan PUPR, khususnya dalam menyukseskan program ASIH SALIRA demi Karawang yang lebih bersih dan bebas banjir,” ujar perwakilan FKPPI Karawang Kota.

Sinergi antara organisasi kemasyarakatan yang memiliki akar kuat seperti FKPPI dengan program pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat implementasi pembangunan, memastikan kualitas proyek, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat Karawang.

 

•Agus Sofyan

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE: Semangat dan Komitmen Korpri Menuju Indonesia Emas 2045

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE menyampaikan pesan dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota KORPRI di Kabupaten Karawang. Melalui momentum ini, beliau mengajak seluruh pegawai negeri sipil (ASN) untuk terus memperkuat profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan bangsa dan negara, Senin (1/12/2025).

Dalam sambutannya, H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara harus tetap menjadi prioritas utama.

“KORPRI adalah garda terdepan pelayanan publik. Mereka bekerja tanpa henti, menjaga birokrasi tetap berjalan di pusat maupun di pelosok, demi memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Mari kita terus berinovasi, memperkuat pelayanan, dan bersama-sama mengawal Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah. Kita harus tetap tulus, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Selain itu, beliau juga mengingatkan bahwa KORPRI harus menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai dasar ASN, seperti profesionalisme dan integritas.

“KORPRI adalah cermin dari bangsa yang berintegritas dan berkepribadian luhur. Dengan semangat ini, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, beliau menyampaikan terima kasih atas dedikasi seluruh anggota KORPRI, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Teruslah berinovasi, tingkatkan pelayanan, dan jadilah pelopor perubahan positif di masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” tuturnya.

Di akhir pesan, Bupati mengajak seluruh pegawai untuk tetap semangat dan berkomitmen hingga akhir.

“Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan menjadi bagian dari perjalanan besar menuju Indonesia yang maju dan sejahtera. Mari kita terus bersatu, berintegritas, dan profesional dalam mengabdi,” pungkasnya.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, seluruh anggota KORPRI di Kabupaten Karawang diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan nasional, menuju Indonesia Emas 2045 yang gemilang.

•Red

Bukti Kedekatan Dengan Rakyat, Demokrat Karawang Eratkan Silaturahmi Lewat Mancing Mania Gratis

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. Kali ini, mereka menggelar acara mancing mania gratis yang berhadiah doorprize menarik di berbagai wilayah Karawang. Salah satunya di Pemancingan PM Denis, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Pengurus Partai Demokrat DPD Jabar, DPC Karawang, PAC Kotabaru, serta warga Desa Cikampek Utara dan sekitarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, Pendi Anwar, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan Partai Demokrat lebih dekat. “Intinya, kami ingin bersilaturahmi dengan masyarakat dan memperkenalkan diri lebih jauh lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi jurnalis infokeadilan.com, Minggu (30/11/2025).

Selain menyapa warga, Pendi Anwar juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk mensosialisasikan 10 Program Umum Partai Demokrat kepada masyarakat Karawang.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., menambahkan bahwa mancing mania ini adalah wujud nyata dari upaya partai untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Karawang.

“Kami ingin menyapa warga Karawang, semoga membawa berkah. Antusiasme warga sangat tinggi, dan kami berharap kegiatan ini bisa diadakan lagi tahun depan,” ungkapnya.

Anton juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti eksistensi Partai Demokrat di masyarakat. “Partai Demokrat akan selalu hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Berikut adalah 10 Program Umum Partai Demokrat 2025-2030:

1. Menghadirkan kepemimpinan transformasional.

2. Membangun SDM partai yang loyal, tangguh, dan kompeten.

3. Mengembangkan sistem partai yang terbuka, inklusif, dan modern.

4. Intensifkan silaturahmi 360 derajat.

5. Meningkatkan komunikasi politik dan citra positif.

6. Memperjuangkan harapan rakyat.

7. Merangkul generasi muda dan memperkuat jaringan komunitas.

8. Memenangkan Pemilihan Kepala Daerah 2029.

9. Mengawal suara dan merebut kursi di parlemen.

10. Mensukseskan Pemilihan Presiden 2029.

 

•Edi

Normalisasi Drainase di Cikampek Utara Terhenti, Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Dampaknya

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Proyek normalisasi drainase di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, yang seharusnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga, justru menuai keluhan. Pasalnya, pekerjaan yang sudah berlangsung selama kurang lebih satu minggu ini terkesan dibiarkan setelah tahap penggalian.

Diketahui proyek pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV Dwi Putri Abadi dengan No SPK : 027.2/061/06.2.01.0029.13.ABT/KPA-SDA/PUPR/2025 Spesifikasi pekerjaan : Normalisasi Drainass Dusun Kampung Baru Desa Cikampek Utara Kecamatan Kota Baru dengan Volume Panjang : 144,00 m, UK. 40 x 40 cm (UDITCH) SNI dan Panjang : 8,00 m, UK. 60 x 60 cm (UDITCH) SNI, dengan nilai kontrak : Rp. 189.256.000,00 (Seratus Delapan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) yang bersumber dari dana : APBD Perubahan Kabupaten Karawang

Warga sekitar, terutama pemilik kios di sekitar lokasi proyek, merasakan dampak langsung dari terhentinya pekerjaan tersebut.

Salah seorang pemilik kios mengeluhkan kesulitan yang dialaminya akibat adanya galian yang menghalangi akses ke kiosnya.

“Ya kurang lebih ini sudah satu minggu pak semenjak digali, tapi pemasangan U-ditch nya sampai saat ini belum juga dikerjakan, sehingga konsumen yang membeli di kios kami merasa kesusahan karena ada galian ini,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Ia berharap pekerjaan ini segera diselesaikan agar aktivitas jual beli di kiosnya dan pedagang lain dapat kembali normal.

Keluhan serupa juga datang dari salah seorang aparat desa setempat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan dinas terkait atas pembangunan saluran air ini.

“Sebagai pemerintah desa setempat tentunya kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Karawang dan dinas terkait. Tetapi yang kami keluhkan saat ini adalah kenapa semenjak digali pekerjaan ini tidak dilanjut lagi, sudah seminggu lebih kalau ga salah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa galian tersebut menyebabkan akses jalan warga menjadi terhambat, terutama saat hujan turun. Banyak warga dan pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi tersebut kepadanya.

“Ada juga sih warga dan pengguna jalan yang mengeluh kepada kami, karena pekerjaan ini belum dimulai juga pemasangannya. Ya saya kan ga tau harus bagaimana karena ini kan bukan kewenangan kami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berusaha memberikan pengertian kepada warga dan pengguna jalan, meskipun awalnya tidak mengetahui detail proyek tersebut.

Ia berharap pihak pelaksana proyek segera menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Agar akses jalan ini kembali lancar, saya berharap kepada pihak pelaksana segera lah diselesaikan pekerjaan ini,” harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana dan konsultan proyek belum dapat dimintai keterangan terkait dugaan-dugaan yang muncul.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan agar proyek ini dapat segera diselesaikan dan tidak terus merugikan warga sekitar.

 

•Edi

Pohon Besar Tumbang Jalan Hutan Kebon Kembang Cikampek Akses Tertutup

0

KARAWANG |infokeadilan.com  – Sebuah pohon besar yang berada di kawasan Hutan Kebon Kembang, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, tumbang dan menutup total akses Jalan Hutan Kebon Kembang pada hari Minggu, (30/11/2025), sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian ini menyebabkan terganggunya aktivitas warga dan pengguna jalan yang melintas di area tersebut.

Menurut informasi yang didapat, pohon yang tumbang ini diperkirakan disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, yakni angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak malam sebelumnya. Kondisi pohon yang sudah cukup tua dan rapuh diduga menjadi faktor utama penyebab pohon tersebut roboh.

Foto : Akses jalan di Kebon Kembang Cikampek yang tertutup karena pohon besar tumbang

Kejadian ini segera menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran di kalangan warga sekitar. Banyak dari mereka yang merasa terganggu dan berharap agar penanganan segera dilakukan.

“Ini sangat mengganggu aktivitas saya hari ini. Semoga pihak terkait cepat membersihkan dan membuka akses jalan kembali, agar tidak mengganggu aktivitas warga lainnya.” ungkap salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pembersihan pohon masih berlangsung. Sampai saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden ini.

Pihak berwenang mengingatkan pentingnya menjaga kondisi pohon di sekitar area pemukiman dan jalur utama agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

•Edi

Yayat Ruhyat Resmi Dilantik Sebagai Pj Kades Cikampek Utara Jelang Pilkades

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Camat Kotabaru, Hj. Idah Hamidah, S.E., secara resmi melantik Yayat Ruhyat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Cikampek Utara. Pelantikan ini berlangsung di Aula Kecamatan Kotabaru pada Jum’at (28/11/2025).

Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.473-Bup/2025 yang mengesahkan pemberhentian dengan hormat Didin Samsudin sebagai Pj Kepala Desa dan pengangkatan Yayat Ruhyat sebagai Pj Kepala Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Acara pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Muspika Kecamatan Kotabaru, para Kepala Desa se-Kecamatan Kotabaru, Perwakilan Polsek Kotabaru, serta perwakilan BPD se-Kecamatan Kotabaru.

Pemberhentian Didin Samsudin dilakukan karena yang bersangkutan maju sebagai bakal calon dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikampek Utara 2025.

Dalam sambutannya, Camat Kotabaru, Hj. Idah Hamidah, S.E., berpesan kepada Yayat Ruhyat untuk menjaga integritas dan netralitas selama proses Pilkades Cikampek Utara 2025. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, tanpa memihak, dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Pj wajib menjalankan tugas secara profesional tanpa memihak dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” tegasnya.

Hj. Idah Hamidah juga menekankan agar Pj Kades yang baru dapat menjalankan pelayanan publik dan administrasi keuangan dengan baik dan akuntabel. Ia juga meminta agar Yayat Ruhyat berkoordinasi dengan BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lembaga desa lainnya.

“Dengan komunikasi yang baik menjadi kunci kelancaran pemerintahan desa di Cikampek Utara. Jaga keterlibatan dan kerukunan warga khususnya masa transisi ini. Ciptakan suasana desa yang kondusif, aman, nyaman dan seluruh masyarakat se-Cikampek Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Kades Cikampek Utara, Yayat Ruhyat, menyatakan siap mengutamakan pelayanan publik dalam mengemban tugasnya. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan Pilkades yang akan dilaksanakan pada 28 Desember 2025.

“Untuk itu jaga kondusifitas dan netralitas terutama perangkat desa,” ujarnya seusai pelantikan.

“Yang jelas sikap netralitas dalam Pilkades Cikampek Utara itu jelas sangat di utamakan mulai dari panitia Pilkades, BPD dan perangkat desa. Hal ini jelas demi menjunjung tinggi demokrasi di negara kita. Dan selain itu juga tentunya demi menjaga integritas desa, aset desa dan juga pelayanan ke masyarakat agar memiliki nilai positif.” Pungkasnya.

•Edi

Proyek Peningkatan Jalan di Karawang Barat Diduga Tabrak Aturan, Pekerjaan Selesai Papan Informasi Raib Misterius

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Proyek peningkatan jalan poros di Kampung Iplik RT 01/11, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, baru saja rampung. Namun, alih-alih menuai pujian, proyek ini justru menjadi sorotan karena diduga melanggar aturan.

Kejanggalan pertama yang ditemukan adalah hilangnya papan informasi proyek setelah pekerjaan selesai. Padahal, papan tersebut seharusnya menjadi sumber informasi bagi publik mengenai detail proyek, seperti anggaran, waktu pelaksanaan, dan kontraktor pelaksana.

Seperti diketahui, pemasangan papan informasi proyek merupakan landasan informasi yang wajib diketahui oleh publik tapi justru ini terkesan tak ingin diketahui khalayak umum, Sabtu (29/11/2025).

Ironisnya, papan informasi proyek yang sebelumnya telah dipasang pada saat pekerjaan pengecoran dilaksanakan justru tak nampak terlihat setelah pekerjaan selesai dikerjakan.

Anehnya lagi, hilangnya papan informasi proyek tersebut tidak diketahui siapa yang menyembunyikan atau yang mengambilnya.

Menurut salah seorang warga berinisial U, saat diminta keterangan oleh awak media terkait keberadaan papan informasi yang sebelumnya terpasang namun hilang saat pekerjaan selesai, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa yang menghilangkannya, padahal sebelumnya papan informasi tersebut sudah dipasang oleh salah satu pekerja.

“Waduh saya juga baru tau sekarang kalau plang itu ga ada, karena setau saya waktu kemarin saat pekerjaan ini di mulai pada saat mau mulai pengecoran dipasang oleh salah seorang pekerjanya, tapi kenapa ga ada ya,” ucapnya dengan nada heran.

Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan pengecoran jalan tersebut tak berlangsung lama hanya beberapa hari, bahkan ia juga menyebut pada saat pemasangan papan informasi proyek tersebut pun di pasang ketika akan dimulai pengecoran. Namun hilang setelah pekerjaan pengecoran selesai.

“Ya kalau setau saya pekerjaan ini ga lama sih, kurang lebih seminggu lah, kalau soal plang proyek mah saya juga kurang tau pasti kang, tapi kalau pas dipasang mah itu kalau ga salah pada waktu akan mulai pengecoran, malam Sabtu kemarin. Tapi ini herannya kenapa ga ada pagi paginya ya,” ujarnya.

Hilangnya papan informasi proyek ini menimbulkan spekulasi dugaan bahwa ada upaya sengaja untuk menutupi sesuatu. Kuat dugaan, pihak pelaksana proyek sengaja menghilangkan papan informasi proyek tersebut untuk menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan kerugian materil.

-Apakah ini hanya kelalaian atau ada indikasi korupsi ? Pihak berwenang harus segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. 

Kasus ini menjadi preseden buruk bagi transparansi anggaran di Kabupaten Karawang. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang mereka dibelanjakan, dan digunakan.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang memberikan penjelasan, baik dari pihak pelaksana dilapangan maupun pemborong proyek tersebut.

•U.J/KoProyek

Realisasi Pembangunan Sarpras Sekolah di SDN Suksari I Dapat Apresiasi dari Keluarga Besar Sekolah dan Warga Sekitar

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pembangunan sarana dan prasarana di SDN Suksari I menjadi kabar gembira dan mendapatkan apresiasi dari keluarga besar sekolah serta warga sekitar. Pekerjaan rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan emplacement yang telah direalisasikan ini dianggap sebagai bentuk perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya dari Bupati H. Aep Syaepuloh, SE, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Drs. Wawan Setiawan, NK. MM.

Kepala Sekolah SDN Suksari I, Usep, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menyebutkan bahwa pembangunan ini merupakan kebahagiaan bersama seluruh warga sekolah dan stakeholder pendidikan di lingkungan SDN Suksari I.

Dengan tersedianya fasilitas yang baik dan maksimal, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan optimal.

“Realisasi pembangunan sarana dan prasarana ini sangat berarti bagi kami, para guru, siswa, dan seluruh warga sekolah. Semoga dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, prestasi siswa dapat meningkat dan proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan berkualitas,” ujarnya.

Senada dengan salah satu wali murid yang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta mendukung perbaikan dan pembangunan fasilitas sekolah.

Ia merasa bersyukur karena ruangan kelas dan halaman sekolah kini sudah dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar dan berbagai aktivitas lainnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah dan semua pihak yang telah membantu. Dengan adanya fasilitas yang memadai, anak-anak kami bisa belajar dengan lebih nyaman dan aman,” ungkap salah satu wali murid kepada media, Sabtu (29/11/2025).

Diharapkan, dengan adanya pembangunan ini, SDN Suksari 1 dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

•Her

Tabrakan Beruntun di Cikampek, Diduga Akibat Rem Blong

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Sebuah insiden tabrakan beruntun terjadi di lampu merah Cikampek siang ini, mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan. Insiden ini diduga disebabkan oleh sebuah mobil yang diduga mengalami rem blong, Sabtu (30/11/2025) pagi.

Menurut seorang saksi mata di lokasi kejadian, tabrakan melibatkan beberapa kendaraan, termasuk sepeda motor. 

“Mobil build-up putih mungkin karena rem nya blong, banyak korban dan diduga meninggal dunia. Motor ada tujuh yang rusak dan hancur,” ungkapnya.

Akibat kejadian ini, setidaknya tujuh sepeda motor mengalami kerusakan berat. Jumlah pasti korban luka dan jiwa masih dalam pendataan oleh pihak berwajib. 

Petugas kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan dan mengidentifikasi seluruh korban yang terlibat.

Tim penyelamat dan petugas medis telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian mengalami gangguan signifikan dan sedang diatur oleh petugas.

Kami akan terus memberikan informasi terkait insiden ini seiring dengan perkembangan yang ada.

•Edi

Pekerjaan Selesai Jadi Sorotan, Papan Informasi Tak Nampak, Pengawasan Dipertanyakan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Proyek peningkatan jalan poros di RT 01/11 Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, yang baru saja selesai, kini menuai sorotan dan sejumlah pertanyaan. Pasalnya, papan informasi proyek yang  seharusnya menjadi sumber informasi publik misterius menghilang setelah pekerjaan rampung, Sabtu (29/11/2025).

Hilangnya papan informasi ini menimbulkan tanda tanya besar. Padahal, papan tersebut memuat detail penting seperti anggaran, waktu pelaksanaan, dan kontraktor pelaksana. Ketiadaan papan informasi ini memunculkan dugaan kuat adanya upaya untuk menutupi sesuatu dari publik.

“Bagaimana pengawasan dari pihak konsultan dan dinas terkait, jika papan informasi proyek saja sudah tidak ada ? Harusnya fair dong, terbuka dan transparan kepada publik, jangan hanya terbuka pada saat pekerjaan berlangsung, tapi setelah pekerjaan selesai papan informasi proyekpun malah di sembunyikan, sikap fair dan transparannya dimana ? Seperti cerita Sangkuriang aja.”tanya seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

“Pemasangan papan informasi itu wajib agar publik tahu, tapi ini malah terkesan disembunyikan, ingat itu bukan uang pribadi, itu uang negara.” tanyanya lagi.

Senada dengan salah satu warga berinisial U, yang dimintai keterangan, mengaku tidak tahu siapa yang menghilangkan papan informasi proyek tersebut.

“Saya juga baru tahu sekarang kalau plang itu tidak ada. Setahu saya, waktu pekerjaan dimulai, plang itu dipasang oleh pekerja saat akan pengecoran,” ujarnya heran.

“Pekerjaan pengecoran jalan tidak berlangsung lama, hanya sekitar seminggu. Papan informasi proyek pun dipasang saat akan memulai pengecoran. “Tapi, herannya, kenapa pagi-paginya sudah tidak ada ya ?” tambahnya.

Hilangnya papan informasi proyek ini menimbulkan spekulasi adanya indikasi korupsi atau penyimpangan lainnya. Kuat dugaan, pihak pelaksana proyek sengaja menghilangkan papan informasi untuk menghindari sorotan dan potensi kerugian materiil.

Lebih lanjut, proyek ini belum melalui tahapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari pihak terkait. Hilangnya papan informasi proyek sebelum Monev dilaksanakan semakin memperburuk citra transparansi proyek ini.

Kasus ini menjadi preseden buruk bagi transparansi anggaran di Kabupaten Karawang. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang mereka dibelanjakan. Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini secara tuntas.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang memberikan penjelasan, baik dari pihak pelaksana di lapangan maupun pemborong proyek tersebut.

 

•Ko/U.S