KARAWANG |infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memberikan hibah sebesar Rp 15 miliar untuk mendukung keberlangsungan pendidikan diniyah di wilayah Karawang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, dalam acara penyerahan bantuan di Aula Husni Hamid, Jum’at (26/9/2025).
Bupati menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pendidikan diniyah agar tetap hidup dan berkembang, meski santrinya berasal dari keluarga sederhana.
“Pemerintah ingin menjamin bahwa pendidikan diniyah di Karawang tetap hidup. Meski santrinya berasal dari keluarga yang kurang mampu, meski ruang kelasnya sederhana,” ucapnya.
Ia menambahkan, alokasi dana sebesar Rp15 miliar bukan untuk membangun gedung megah atau proyek mercusuar, melainkan investasi langsung kepada manusia.
“Rp 15 miliar itu adalah investasi. Bukan di bangunan, tapi di manusia. Agar anak-anak Karawang punya masa depan lebih baik. Agar SDM Karawang benar-benar maju,” tegasnya.
Di Karawang sendiri terdapat 983 lembaga Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) yang setiap sore diisi puluhan ribu anak kecil untuk mengaji. Kondisi lembaga tersebut rata-rata masih sangat sederhana, dengan fasilitas seadanya seperti papan tulis yang catnya memudar, meja dan kursi yang sebagian sudah goyah.
Bantuan ini nantinya digunakan untuk hal-hal mendasar, namun sangat penting, di antaranya:
•Membayar biaya belajar agar orang tua lebih ringan.
•Membeli kitab, buku, dan alat tulis bagi santri.
•Penyediaan seragam baru agar santri merasa sama dengan temannya.
•Membayar listrik dan memperbaiki sarana madrasah agar tidak gelap dan bocor.
•Mengganti papan tulis yang lebih jelas serta kursi yang lebih kuat.
•Mendukung kesejahteraan guru diniyah yang setiap hari mengajar dengan penuh dedikasi.
“Semua ini agar anak-anak bisa belajar lebih baik, dengan fasilitas yang layak, dan guru tetap semangat mendidik meski penghasilannya terbatas,” pungkasnya.
•Red

