Berita  

Peringati HKN Ke 30, DPPKB Karawang Komitmen Capai Target Turunkan Stunting

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Hari Keluarga Nasional yang ke – 30 diselenggarakan di Sumarecon Jalan Baru Karawang Timur Senin (26/6/2023)

Hari Keluarga Nasional tahun 2023 ini mengusung tema Menuju Kelurga Bebas Stunting Indonesian Maju. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB Kabupaten Karawang berkomitmen mencapai target penurunan stunting di bawah 14 persen untuk tahun 2024.

Dalam sambutannya Bupati Karawang dr.Hj.Cellica Nurrachadiana memaparkan
Menuju Kelurga Bebas Stunting Indonesian Maju.

Bupati menegaskan bahwa di Karawang untuk akangka Stunting dari tingkat 20% turun menjadi 14% dan di tahun ini turun lagi 6 dijit menjadi 8% itu yakin bisa dilakukan karna kami yakin Karawang punya kekompakan kader kadernya.

Dan Alhamdulillah Kabupaten Karawang mendapat pertumbuhan perekonomian terbaik di Jawa Barat,angka pertumbuhan ekonomi di Karawang meningkat 6,30% lebih tinggi daripada nasional di angka 5,33% libih tinggi di angka Jawa Barat dengan angka 5,45%.

Sedangkan Imam Alhusairi saat di konfirmasi terkait kegiatan DPPKB di acara Hari Keluarga Nasional menjelaskan sebanyak kurang lebih 7000 kader KB se-Kabupaten Karawang bisa hadir di acara hari keluarga Nasional.

Imam juga menambahkan sebanyak 60 kendaraan odong ditambah angkot menurutnya ini sangat menggembirakan karna mangapa? Berarti masyarakat dari pelosok ujung utara sampai selatan dan dari timur sampai barat itu bisa memberdayakan ekonomi sopir odong odong dan angkot.

Disinggung tentang target Stunting yang di targetkan Bupati menurutnya dibilang berat ya berat bupati menginginkan angka Stunting 6% dan new zero Stunting di tahun diakhir 2023,kenapa bilang berat untuk menurunkan 1% saja berat,cuman kami pasukan yang namanya team pendamping keluarga dengan jumlah 5600 sekian.

Imam juga menambahkan terkait beredarnya pemberitaan dana 5 milyar yang tidak tersalurkan itu benar,itu adalah tahun 2022 kenapa? Karna kita telat mendapkat duplisnya dari pusat jadi telat,duplisnya baru muncul buan maret dan April jadi ketinggalan jauh.

Jadi yang 5 milyar itu di salurkan di tahun 2023 dana Stunting 12 milyar nah dari pusat dikasihnya tidak 12 milyar jadi dikas 7 milyar”,pungkasnya

(Ltf/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *