Polemik Mencuat Di Lingkungan Jasa Penitipan, Boy : Bukti Setoran Setiap Bulan Ada, Mengapa Menyangkal

KARAWANG |Infokeadilan.com – Keluhan pengunjung terkait adanya jasa penitipan helm yang mengambil helm tanpa izin menjadi polemik berkepanjangan dan terus melebar hingga memicu perang urat saraf antara pengelola jasa parkir dengan pengelola jasa penitipan helm di RSUD Karawang.

Salah seorang pengelola jasa penitipan helm, Boy Rusman sangat menyesalkan adanya bantahan dari seorang pengelola jasa parkir, yang menyatakan tidak ada pembelian SPK sebesar Rp. 10 juta untuk pengelolaan jasa penitipan helm dan tidak ada setoran Rp. 2 juta saat di konfirmasi salah satu wartawan.

“Kenyataannya, adik saya telah membayar SPK untuk mengelola jasa penitipan helm sebesar Rp. 20 juta yang dibayarkan selama dua termin, dan adik saya pun dipungut setoran Rp. dua juta perbulan yang katanya uang tersebut untuk disumbangkan ke salah satu Masjid di Karawang, kami memiliki bukti bukti SPK dan kwitansi pembayarannya,” Ungkap Boy saat ditemui Jurnalis awak media di kantin RSUD Karawang, Selasa (9/7/2024)

Terkait keluhan pengunjung RSUD Karawang, Boy menyampaikan, jasa penitipan helm bertujuan untuk mengamankan helm para pengunjung RSUD, karena sebelumnya kerap terjadi kehilangan helm, sama halnya di tempat lain seperti mall dan tempat umum lainnya yang sering terjadi kehilangan helm pengunjung.

“Helm pengunjung kami amankan di jasa penitipan helm lalu kami bersihkan helmnya, kami pun tidak memaksa dan tidak mematok tarif untuk pembayaran jasa penitipan helm, kami terima se ikhlasnya saja dari pengunjung yang helmnya kami simpan di jasa penitipan,”Pungksnya.

 

 

•Tim

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI