Primaya Hospital Karawang dan Bekasi Barat Gelar Seminar Hari Kanker Sedunia Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Lewat Edukasi dan Kolaborasi

KARAWANG |Infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia, Primaya Hospital Karawang bekerja sama dengan Primaya Hospital Bekasi Barat menyelenggarakan seminar bertajuk “Kualitas Hidup Lebih Baik untuk Penderita Kanker” di Ballroom Hotel Mercure Karawang pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Acara yang bertujuan mengedukasi masyarakat sekaligus menginspirasi para pengidap dan penyintas kanker ini menghadirkan tiga pakar kesehatan ternama dari kedua rumah sakit.

Narasumber yang hadir meliputi dr. Deden Djatnika, Sp.PD-KHOM (Spesialis Penyakit Dalam, Primaya Hospital Karawang); dr. Nurhayati, Sp.P(K) Onk. FISR (Spesialis Paru dan Onkologi, Primaya Hospital Karawang); serta dr. Fauzan Herdian, Sp.Onk.Rad (Onkologi Radiasi, Primaya Hospital Bekasi Barat). Mereka membagikan wawasan terkait penanganan medis dan upaya pemulihan yang dapat meningkatkan harapan hidup bagi para penderita.

Sebanyak seratus peserta dari berbagai kalangan menghadiri acara ini, antara lain perwakilan HRD perusahaan kawasan industri, penyintas dan penderita kanker, komunitas terkait, serta tenaga kesehatan di Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Direktur Primaya Hospital Karawang, dr. Winardi Fadilah, MMRS., AIFO-K, menyoroti bahwa stigma yang menimpa penderita kanker seringkali menjadi beban tambahan yang memperburuk kondisi kesehatan mereka.

“Stigma terhadap kanker kerap kali lebih menyakitkan daripada penyakit itu sendiri, bahkan bisa membuat kondisi pasien yang awalnya stabil menjadi menurun. Namun di era modern ini, kanker bukan lagi penyakit yang harus ditakuti secara berlebihan – banyak kasus di mana penyintas dapat kembali menjalani kehidupan normal setelah mendapatkan penanganan yang tepat,” jelas dr. Winardi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membantu para penderita kanker tetap aktif dan tidak terlihat berbeda dari orang lain dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Kami berusaha memastikan bahwa pasien kanker dapat hidup dengan layak seperti masyarakat pada umumnya, tanpa harus terlihat sebagai ‘penderita’ yang terpencil. Pengecualian hanya berlaku untuk kasus tertentu yang memerlukan penanganan khusus, seperti kanker otak atau gangguan ginjal yang membutuhkan terapi dialisis,” tambahnya.

Menurut dr. Winardi, peningkatan kualitas hidup pasien menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan di Primaya Hospital Karawang dan Bekasi Barat.

“Kami berfokus pada pemberian perawatan yang tidak hanya efektif secara medis, tetapi juga mendukung kesejahteraan secara menyeluruh. Kedua rumah sakit telah menyiapkan sumber daya yang memadai untuk memastikan para pasien mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, guna membantu mereka kembali ke kehidupan yang sehat dan produktif,” pungkasnya.

 

•Red

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI