Proyek Penurapan Saluran Irigasi di TUB 10 Diduga Kurang Optimal, Rembesan Air Jadi Sorotan

KARAWANG |Infokeadilan.com – Hasil pekerjaan pembangunan penurapan saluran irigasi TUB 10 yang baru saja selesai dikerjakan menuai sorotan. Menurut keterangan yang di peroleh, proyek tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dari hasil penelusuran dilokasi pada Selasa (11/8/2026) ditemukan sejumlah titik celah dan rembesan air yang dinilai mengkhawatirkan dan diduga akan mempengaruhi pada kualitas serta daya tahan konstruksi.

Selain itu, berdasarkan pengamatan di lapangan, terlihat pula pada struktur bangunan penurapan tersebut terindikasi memiliki celah yang memungkinkan air merembes keluar. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa campuran adukan semen dan pasir yang digunakan tidak menutupi celah setiap pemasangan batu belah. Apabila dibiarkan, rembesan ini dikhawatirkan akan menggerus struktur bangunan dan berdampak pada menurunnya daya tahan konstruksi, sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal dalam jangka waktu yang panjang.

Terkait temuan tersebut, salah seorang yang pada saat itu sedang mendokumentasikan hasil pekerjaan memberikan penjelasan saat ditemui awak media di lokasi. Menurutnya, rembesan yang terjadi disebabkan oleh sisa bekas patok bambu yang digunakan saat proses pengerjaan.

“Benar, rembesan ini terjadi karena bekas patok bambu yang dipakai saat pekerjaan berlangsung. Ketika patok tersebut dicabut setelah pekerjaan selesai, muncullah celah yang membuat air merembes. Nanti bagian yang digenangi air akan kami keringkan terlebih dahulu, dan kemudian kami akan urug kembali hingga tertutup rapat,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, warga berharap pihak terkait dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif dan menyeluruh. Langkah ini dinilai penting guna memastikan perbaikan dilakukan secara tepat, sehingga kualitas bangunan penurapan benar-benar kokoh, berfungsi maksimal, dan dapat bertahan lama sesuai standar yang diharapkan.

Hingga berita ini diturunkan, penjelasan dan keterangan lebih lanjut dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum diperoleh mengenai dugaan tersebut.***

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI