CIKARANG TIMUR, Infokeadilan.com — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, resmi berakhir. Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir perolehan suara, calon nomor urut 3, Siman Sagita (Samyong), sukses keluar sebagai pemenang dengan raihan suara tertinggi.
Proses rekapitulasi suara berlangsung secara transparan di Aula Kantor Desa Cipayung. Penitikan akhir perolehan suara ini disaksikan langsung oleh jajaran panitia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran pengamanan, saksi dari ketiga tim pemenangan, serta seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Ketua Panitia Pilkades Cipayung, Zamaludin, mengonfirmasi bahwa seluruh data yang masuk berasal dari 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah Desa Cipayung. Setiap tahapan dihitung secara terbuka untuk menjamin akuntabilitas dan integritas hasil pemilihan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi, berikut adalah perolehan suara masing-masing calon Kepala Desa Cipayung:
Nomor Urut 1 (Adi Sukriadi, S.E.): 2.638 suara
Nomor Urut 2 (H. Umar Ali Gustiar): 2.780 suara
Nomor Urut 3 (Siman Sagita): 4.172 suara
Dengan hasil tersebut, Siman Sagita mengamankan keunggulan signifikan dan dipastikan menjadi kandidat terpilih untuk memimpin Desa Cipayung periode mendatang.
Atas terselenggaranya pesta demokrasi yang damai ini, Zamaludin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Desa Cipayung yang telah mengandalkan hak pilihnya secara dewasa, serta aktif menjaga iklim yang kondusif.
Apresiasi senada juga ditujukan kepada jajaran KPPS, BPD, perangkat desa, serta aparat pengamanan yang bekerja keras memastikan seluruh rangkaian pemungutan hingga penghitungan suara berjalan tertib dan lancar.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Cipayung, seluruh anggota KPPS, tim pemenangan tiap calon, dan seluruh pihak keamanan yang telah bersinergi menjaga pelaksanaan Pilkades ini sehingga dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Zamaludin, Senin (21/9/2026).
Pasca-penetapan rekapitulasi ini, panitia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan kembali barisan. Perbedaan pilihan politik selama masa kampanye diharapkan melebur kembali demi keutuhan dan kemajuan desa.
Usainya gelaran Pilkades menjadi momentum bagi seluruh warga Desa Cipayung untuk kembali bersatu, saling bergandengan tangan, dan bersama-sama mendukung pembangunan serta kesejahteraan desa ke depan. Pilihan boleh berbeda, namun persaudaraan dan kebersamaan warga Desa Cipayung tetap menjadi yang utama.
•Wan

