KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Desa Cikampek Kota menggelar kegiatan Minggon tingkat Kecamatan Cikampek pada Selasa (27/01/2026) di Aula Desa Cikampek Kota. Acara yang dihadiri oleh berbagai unsur terkait menjadi wadah untuk menyelaraskan program pembangunan dan membahas sejumlah prioritas strategis bagi wilayah Cikampek.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cikampek Kota, Ahmad Nurdin, dengan kehadiran Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH., MM., Sekretaris Camat Ari Maulana, SKM., MM., Kapolsek Cikampek AKP Aji Setiaji, S.Sos., dan Danramil Cikampek 0406 Kapten Inf Encep Sumarna. Juga hadir para kasi dan kasubag kecamatan, kepala desa se-Kecamatan Cikampek, unsur TNI-Polri, BPBD, Katana Rescue, Puskesmas, KUA, UPTD Pertanian, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT dan RW, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan desa.
Dalam pemaparannya, Ahmad Nurdin menyampaikan bahwa Desa Cikampek Kota saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 7.000 jiwa. Ia juga mengungkapkan kebanggaan akan sarana olahraga tinju yang berada di kantor desa lama, yang telah berhasil mencetak berbagai prestasi olahraga bagi daerah.
Camat Adi Firmansyah menyoroti bahwa perpindahan kantor Desa Cikampek Kota ke lokasi baru menjadi bukti nyata bagaimana pembangunan bisa terwujud melalui kerja sama dan komitmen bersama seluruh pihak.
“Ini adalah bukti konkret bahwa setiap langkah pembangunan akan berhasil jika didukung oleh niat baik dan kesungguhan dari semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pelaksanaan Program Subuh Keliling (Suling) yang akan digelar rutin setiap hari Sabtu, dengan titik awal dari Desa Cikampek Kota.
“Program Suling bukan hanya tentang kegiatan ibadah semata, melainkan paket komprehensif yang mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, gotong royong kebersihan lingkungan, hingga penanaman pohon. Dampak dari apa yang kita lakukan hari ini akan dirasakan oleh generasi mendatang, 10 hingga 20 tahun ke depan,” jelas Camat Adi.
Ia mengimbau para RT dan RW untuk aktif menyosialisasikan program ini agar partisipasi masyarakat semakin luas dan manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.
Terkait isu kebencanaan, Camat Adi menyampaikan bahwa Kecamatan Cikampek cukup beruntung tidak mengalami dampak banjir signifikan, dengan puncak kejadian pada Jumat (23/01/2026). Namun, ia menegaskan pentingnya pencegahan melalui kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kesadaran pribadi menjadi kunci utama dalam upaya mencegah masalah banjir di masa depan,” tegasnya.
Selain itu, diketahui bahwa pelayanan administrasi kependudukan akan semakin mudah diakses, dengan operasional di Mall Pelayanan Cikampek, Kantor Kecamatan Cikampek, dan Mall Cikampek. Acara juga mengumumkan bahwa Musrenbang Kecamatan akan dilaksanakan pada 4 Februari 2026 mendatang.
Dalam kesempatan yang sama Dnramil Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna mengingatkan pentingnya kewaspadaan wilayah dan menyampaikan Program Kawasan Desa Militer dan Pertahanan (KDMP), yang mewajibkan setiap desa menyediakan lahan seluas 30 x 20 meter.
“Jika tidak memiliki aset desa sendiri, bisa memanfaatkan lahan instansi lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikampek AKP Aji Setiaji mengungkapkan bahwa Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Kecamatan Cikampek telah menjadi contoh terbaik di tingkat Polda Jawa Barat.
“Siskamling terbukti efektif dalam mencegah kejahatan, mendeteksi dini masalah keamanan, serta mendukung upaya mitigasi bencana,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ketahanan pangan melalui penanaman jagung dan singkong secara mandiri, seiring dengan rencana penanaman jagung serentak di seluruh wilayah Cikampek.
Selain itu, sejumlah informasi penting juga disampaikan oleh berbagai pihak terkait:
– UPTD Pertanian membahas dampak banjir terhadap sektor pertanian, bantuan benih, dan program asuransi gagal panen.
– Puskesmas mengingatkan akan peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit pascabanjir.
– KUA dan perguruan tinggi USINDO menyampaikan program ekoteologi serta beasiswa bagi aparatur desa dan masyarakat umum.
Kegiatan Minggon Kecamatan ini diharapkan menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program lintas sektor dan memperkuat kerja sama antar pihak dalam mendorong kemajuan wilayah Cikampek ke depan.
•Edi

