Rumah Warga Batujaya Roboh, Tindaklanjut RUTILAHU Harus Lebih Cepat, DPRKP Karawang Diminta Responsif

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kasus rumah warga miskin yang roboh di Kabupaten Karawang terus menambah daftar panjang, kali ini menimpa kediaman Bekih, warga Dusun Tengah 2 RT 05/02, Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya. Bangunan yang sudah lama terbilang tidak layak huni akhirnya ambruk akibat kondisi struktur yang lapuk dan rapuh, Minggu (25/01/2026).

Rumah milik Bekih diketahui telah dalam kondisi memprihatinkan selama cukup lama. Struktur kayu yang mengalami keroposan, dinding yang mulai mengeropos, hingga genteng yang bocor di berbagai bagian telah lama mengancam keselamatan penghuninya sebelum akhirnya tak mampu bertahan dan roboh.

Kondisi rumah ini seharusnya masuk dalam cakupan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) – program pemerintah yang bertujuan untuk memperbaiki atau membangun kembali tempat tinggal bagi warga miskin agar menjadi layak, aman, dan sehat untuk ditinggali. Namun sayangnya, hingga musibah terjadi, bantuan tersebut belum pernah terealisasi.

Bekih mengungkapkan harapannya kepada awak media untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik dari tingkat desa maupun Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).

“Saya sangat berharap bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Rumah saya sudah lama dalam kondisi lapuk, dan akhirnya hari ini roboh saja,” ucap Bekih dengan nada pasrah.

Perwakilan Pemerintah Desa Telukbango mengakui telah melakukan berbagai upaya untuk membantu warga tersebut, antara lain dengan mengajukan permohonan bantuan RUTILAHU ke dinas terkait serta melalui saluran aspirasi dewan. Namun hingga saat ini, pengajuan tersebut belum menunjukkan hasil apapun.

“Kami sudah melakukan pengajuan untuk bantuan RUTILAHU, baik secara langsung ke dinas maupun melalui aspirasi di tingkat dewan. Namun sampai saat ini, belum ada kabar apapun mengenai realisasinya,” jelas perwakilan Pemdes.

Hal ini juga dibenarkan oleh Jhon, warga setempat sekaligus kerabat dekat Bekih. Ia menegaskan bahwa Bekih termasuk dalam kategori warga tidak mampu yang benar-benar membutuhkan dukungan dari pemerintah.

“Kondisi ekonomi Bekih memang sangat terbatas, dan keadaannya benar-benar memprihatinkan. Kami berharap dinas terkait bisa segera mengambil tindakan untuk membantu,” ujarnya.

Jhon juga menekankan bahwa persoalan seperti ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait, agar masyarakat miskin tidak terus menjadi korban akibat kelambanan dalam penanganan kasus rumah tidak layak huni.

Kasus ini kembali mengangkat pertanyaan besar terkait kinerja DPRKP Karawang. Meskipun secara resmi sering menyatakan bahwa rumah yang roboh atau dalam kondisi tidak layak menjadi prioritas penanganan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak warga yang belum dapat merasakan manfaat bantuan program tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRKP Karawang belum memberikan klarifikasi resmi terkait musibah rumah roboh yang menimpa Bekih.

 

•Red

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI