KARAWANG |infokeadilan.com – Aliran Air Skunder yang berada Di Daerah Utara mengalami Pendangkalan yang Luar biasa Parah, akibat nya banyak sampah dan Eceng Gondok serta tanaman Liar menumpuk di beberapa titik yang berada di Irigasi Skunder salah satunya yang berada di Desa Kutamakmur dan Sekitarnya. Sabtu (22/02/2025).
Dalam penelusuran yang di lakukan Oleh Media Kami, memang pendangkalan serta sampah baik sampah rumah tangga, sampah tanaman liar dan juga banyak lagi Masalah yang berada di aliran air Skunder terutama di 3 Desa yang berada di Kecamatan Tirtajaya .
Kepala Desa Kutamakmur Hj. Juhariah mengatakan Masalah nya Irigasi Sekunder di khusus nya di Desa Bolang ,Kutamakmur ,Srikamulyan sangat di Butuhkan oleh masyarakat petani,
“Musim kemarin saja petani di 3 Desa telat mengaliri air ke sawah mereka, karena irigasi nya kering, dan pendangkalan serta tidak bisa mengairi Ratusan bahkan Ribuan Ha sawah di 3 Desa,Kalau tidak ada Hujan mungkin Petani di tiga Desa tidak bisa bercocok Padi” katanya;
Salah satu Petani yang tidak mau di sebutkan namanya meminta Pemda Karawang untuk segera mungkin melakukan Normalisasi aliran Skunder yang berada di tiga desa di Kecamatan Tirtajaya,
“Kami Meminta Kepada Dinas Terkait untuk segera melakukan Normalisasi di wilayah kami, karna air sangat di butuhkan oleh Masyarakat Petani yang memang penghasilan dan mata pencaharian kami adalah bertani, jika tidak di segerakan mencari nafkah kami dari mana dan Keluarga kami Mau makan apa” Ungkapnya;
Lanjutnya, banyak permasalahan yg terjadi mulai dari Hulu yang berada di Desa Jayakerta dan sekitarnya, sehingga tersendat nya air ke wilayah 3 Desa yang berada di Kecamatan Tirtajaya.
“Kami Berharap Bupati dan Wakil bupati Karawang terpilih mengintruksikan Dinas Terkait Sesegera mungkin melakukan Normalisasi di 3 Desa yang berada di Kecamatan Tirtajaya, serta melakukan pengecekan di hulu yang berada di Kecamatan Jayakerta agar tidak ada pengendapan dan pendangkalan juga” Tutupnya.
•Fai

