Serius ! Andri Kurniawan Kritisi Dan Pertanyakan Pembangunan RTH Rengasdengklok

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Ramainya pemberitaan soal proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang di kritisi secara tajam oleh salah seorang aktivis muda yang juga merupakan sebagai Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar). Karena dampak adanya pembangunan RTH, diduga tidak sesuai dengan tujuan RTH.

Selain menyebabkan banjir ke jalan utama yang notabene merupakan jalan kelas II atau Provinsi, dilokasi RTH juga nampak terlihat kumuh. Bukannya menjadi hijau dengan ditanami pepohonan, tapi malah ditanami sampah. Gunungan sampai nampak terlihat jelas dilokasi RTH.

Andri Kurniawan yang sebelumnya mengkritisi, hingga meminta agar Bupati Karawang mengevaluasi kinerja Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DLH Karawang, bahkan bila perlu di mutasikannya kembali bereaksi pasca adanya respon Kabid.

Saat dihubungi untuk dikonfirmasi oleh awak media, Kabid Pertamanan DLHK Karawang. Bukannya merespon, tetapi malah merespon dengan nada keluhan, “Saya mah emang ingin di mutasi, capek di buat seperti ini terus (Saya mah emang hayang di mutasi, Cape di kieukeun wae-red),”

Menanggapi informasi tersebut, Andri Kembali menyikapi sikap Kabid Pertamanan, “Kalimat tersebut seolah mengisyaratkan bahwa yang bersangkutan sebagai pejabat teraniaya. Seharusnya sebagai pejabat eselon III, tidak perlu menggunakan gaya playing victim. Kalau pun benar ingin dimutasi? Seharusnya atas dasar kesadaran, bahwa kinerjanya tak maksimal,” Sabtu, (23/3/2024).

“Kami LMP Mada Jabar sedang menggali data perihal beberapa proyek yang ada di Bidang Pertamanan, kalau ditemukan adanya celah hukum. Tentunya tidak akan segan segan kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Karena dari beberapa proyek besar, yang menjadi sorotan kami bukan hanya RTH Rengasdengklok, proyek taman bundaran Interchange Karawang Barat juga menjadi fokus perhatian kami,” Tegasnya

“Namun sebelumnya, kami akan melayangkan surat audiensi terlebih dahulu kepada DLHK Karawang. Agendanya akan kami lakukan pasca atau setelah hari raya Idul Fitri nanti,” Tambahnya.

“Saya mengkritisi kondisi RTH di Rengasdengklok, karena memang saya merupakan orang Karawang Utara yang lumayan intensif menggunakan jalur tersebut. Dimana setiap kali melewati jalan didepan RTH selalu ada genangan air yang bercampur dengan aroma yang bau. Tentunya sangat merugikan masyarakat, termasuk pengendara. Dimana kendaraan cepat sekali kotor,” Pungkasnya

 

•JK/Red

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI