KARAWANG |Infokeadilan.com – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Penanganan Masalah Persampahan Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Bandung, Senin (11/5/2026). Kehadiran ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menyelaraskan kebijakan serta mempercepat penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Sekretaris Baperrida, serta Kepala Bidang Kebersihan, Pengolahan Sampah dan Limbah, guna mendalami berbagai arahan dan program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, yang dalam sambutannya menegaskan komitmen penuh pemerintah provinsi untuk memperkuat tata kelola persampahan di seluruh kabupaten/kota. Salah satu program unggulan yang disampaikan adalah pemberian bantuan berupa mesin pengolahan sampah, yang akan disalurkan ke sejumlah desa yang ditetapkan sebagai lokasi proyek percontohan (pilot project) di Jawa Barat. Setiap lokasi nantinya akan menerima satu paket lengkap peralatan pengolahan untuk mendukung operasional di lapangan.
Kepala DLHK Karawang menyampaikan kondisi riil yang ada di lapangan, serta harapannya melalui rapat ini:
“Saat ini Kabupaten Karawang telah memiliki 3 unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan 17 unit TPS 3R berbasis swadaya masyarakat, yang tersebar di 15 kecamatan. Namun demikian, kami masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan sarana dan peralatan yang belum memadai untuk mengoptimalkan pengelolaan yang ada.” ujarnya.
“Melalui rapat ini, kami sangat berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dapat semakin kuat, sehingga penanganan persoalan sampah di Karawang bisa berjalan lebih cepat. Selain itu, kami juga ingin terus memperkuat kesadaran masyarakat agar pengelolaan lingkungan ini benar-benar berjalan berkelanjutan.” harapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, langkah-langkah konkret seperti bantuan peralatan dari provinsi menjadi dorongan besar bagi daerah untuk terus membenahi sistem pengelolaan sampah agar lebih efektif dan efisien.
Kegiatan tersebut ditutup dengan peninjauan langsung lokasi pengelolaan sampah di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Peninjauan ini menjadi bagian penting dari evaluasi serta penyusunan langkah penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu yang lebih matang di masa mendatang.
•AS

