KARAWANG |infokeadilan.com – Pasca insiden kebakaran hebat yang melanda gudang pelumas milik PT DAS di wilayah Karawang Barat, gelombang keluhan muncul dari warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Mereka meminta agar pihak perusahaan menunjukkan tanggung jawab atas dampak dan kerugian yang dialami masyarakat sekitar.
Peristiwa kebakaran tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial, setelah unggahan akun Instagram @halokrw menyoroti kesaksian warga yang rumahnya ikut terdampak akibat ledakan drum berisi oli dan tiner dari area pabrik.
Salah seorang warga, Sunarya menuturkan bahwa rumah orang tuanya yang berlokasi tepat di belakang area pabrik mengalami kerusakan cukup parah akibat ledakan tersebut.
“Ada empat drum yang sempat terlempar ke rumah dalam kondisi terbakar. Api langsung menyambar dan kami semua panik menyelamatkan diri. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi rumah mengalami kerusakan lumayan berat,” ujarnya Jum’at (24/10/2025).
Sunarya juga menjelaskan bahwa dentuman keras dan lontaran drum membuat genting serta dinding belakang rumah rusak. Meski api berhasil dipadamkan, warga masih merasakan bau menyengat dari sisa bahan kimia yang terbakar.
Ia berharap perusahaan tidak lepas tangan terhadap kerugian yang ditimbulkan, dan meminta pemerintah daerah ikut turun tangan memediasi penyelesaian persoalan ini.
“Kami tidak minta lebih, hanya ingin ganti rugi yang layak. Rumah kami rusak akibat kebakaran di pabrik itu. Kami ingin pemerintah juga hadir untuk membantu agar perusahaan bertanggung jawab,” katanya.
Beberapa warga lain yang rumahnya juga terdampak menyampaikan keluhan serupa. Mereka menegaskan, kejadian ini seharusnya menjadi perhatian serius pihak berwenang, agar tidak terjadi lagi di masa mendatang.
“Kami ingin ada kepastian hukum dan keamanan. Jangan sampai masyarakat selalu jadi korban saat terjadi kebakaran di kawasan industri,” ujar salah satu warga lainnya.
Warga sekitar berharap Pemerintah Kabupaten Karawang bersama instansi terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lapangan, memastikan perusahaan memberikan ganti rugi, serta memperketat pengawasan keamanan industri di wilayah padat penduduk.
Kebakaran di gudang pelumas tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan warga sekitar kawasan industri harus menjadi prioritas utama. Transparansi, tanggung jawab, dan mediasi terbuka antara warga, perusahaan, dan pemerintah dinilai menjadi solusi terbaik agar insiden serupa tidak kembali terulang di Karawang.
•Her/Ko

