KARAWANG |infokeadilan.com – Keluarga Besar XTC Kembar 911 Karawang menyatakan sikap kritis terhadap proses rekrutmen tenaga kerja di RSUD Rengasdengklok yang dinilai penuh kejanggalan.
Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Umum XTC Kembar 911 Karawang, Yusep Satriana, mengungkapkan, pihaknya menduga bahwa dalam proses rekrutmen terindikasi adanya praktik tidak sehat dalam seleksi tersebut.
“Banyak kejanggalan yang dilaporkan kepada kami. Proses rekrutmen yang seharusnya terbuka dan transparan justru menimbulkan tanda tanya besar. Kami tidak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan ini, karena menyangkut hak masyarakat Karawang untuk mendapat kesempatan kerja yang sama,” Tegasnya, Senin (8/9/2025)
Menurutnya, apabila tidak ada kejelasan dari pihak RSUD Rengasdengklok, hal ini khawatir akan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan milik daerah tersebut.
Senada dengan Febri selaku Panglima XTC Kembar 911 yang meminta pihak RSUD Rengasdengklok segera memberikan klarifikasi terbuka untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi rekrutmen berjalan jujur dan transparan.
“Kami menuntut pihak RSUD Rengasdengklok segera memberikan klarifikasi terbuka dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan jujur, adil, serta bebas dari kepentingan tertentu. Jangan sampai ada dugaan titipan atau permainan dalam proses ini, karena masyarakat tidak akan tinggal diam,” Ujarnya.
Lebih lanjut, Febri menegaskan bahwa XTC Kembar 911 Karawang siap mengambil langkah lebih jauh apabila tuntutan masyarakat ini diabaikan.
“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Bila tidak ada jawaban yang jelas, maka kami siap menempuh langkah-langkah lain demi memperjuangkan hak masyarakat luas,” Pungkasnya.
•Jaong

