KARAWANG |infokeadilan.com – Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan Dusun Lolohan RT 010/003, Desa kutaampel Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang yang menggunakan bantuan anggaran dari Provinsi Jawa Barat tahun 2024, menuai sorotan dari tokoh masyarakat, Selasa (16/12/2024).
Adanya dugaan tersebut Ketua Gempar Mulyadi angkat bicara, menururnya proyek jaling tersebut terindikasi sudah menyimpang dari aturan dan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Bahkan dicurigai telah diborongkan atau dipihak-ketigakan kepada kontraktor dari luar desa.
Selain itu Mulyadi juga mengatakan, bulan hanya dugaan itu saja, akan tetapi mencakup pengurangan ketebalan rabat beton yang dianggap tidak sesuai dengan standar yang tertera pada papan informasi proyek.
“Sebelum pengecoran, amparan beskos terlihat tidak merata dan pada waktu pelaksanaan saat kami ukur untuk bagian tengah ketebalannya kurang dari 12 Cm hanya ada 8 Cm, padahal di papan informasi jelas tertulis 12 cm. Sehingga ini jelas perlu di sikapi dan diduga tidak sesuai spesifikasi tentunya ini harus dipertanggungjawabkan,” Ucapnya.
Untuk menyikapi hal ini karena terlihat dari fisik dengan hasil tidak sesuai mulyadi ketua gempar mau melaporkan kepada Dinas DPMD dan Insfektorat agar di tindak tegas jangan sampai anggaran yang turun dari pemerintah dalam pekerjaannya cuma hanya sekedar ada fisiknya tapi tidak sesuai dengan pagu anggaran yang turun.

Jana salah satu warga menambahkan “Dalam hal ini Kepala Desa harus transfaran kepada masyarakat,selaku pengguna anggaran jangan di tutup- tutupi,Sebab dalam tahun ini anggaran Banprov, harus jelas dan besaran anggaran yang di peruntukan pekerjaan jaling ini,” Ujarnya
Diketahui kegiatan pembangunan jalan lingkungan di Dusun Lolohan 1 RT. 010/003 Desa Kutaampel Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang dengan dibiayai bantuan dari Provinsi Jawa Barat tahun 2024 sebesar Rp. 85.500.000 dengan volume panjang 152 meter lebar 2,2 meter ketebalan 0,12 meter.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun Pemerintah Desa belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait adanya dugaan tersebut.
Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atau instansi terkait untuk segera turun tangan guna memastikan kualitas proyek apakah sudah sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan atau malah sebalinya.
•Red

