BEKASI |infokeadilan.com – Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) merupakan tim yang terdiri dari unsur akademisi, praktisi, dan unsur ASN.
Tim ini dibentuk guna merumuskan kegiatan dan mengevaluasi serta memberikan masukan-masukan untuk mengkaji berbagai hal permasalahan dan potensi tantangan pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi khususnya.
Dan kini, menjelang pelantikan Bupati terpilih Ade Kuswara Kunang, saat ini ramai perbincangan terkait pembentukan TP2D yang baru yang diketuai oleh Cecep Noor Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menuai pertanyaan sejumlah tokoh di Kabupaten Bekasi.
Muhtada Sobirin Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil IV dari Fraksi Partai Golkar soroti perihal pembentukan TP2D tersebut.
Menurutnya, Pembentukan TP2D tersebut memang dibutuhkan untuk bisa membantu ide dan gagasan untuk pembangunan Kabupaten Bekasi.
“Selagi memang anggaran keluar ini ada manfaatnya untuk kepentingan Kabupaten Bekasi, Kajiannya memang untuk mempercepat Pembangunan, ya kita no problem siapapun personilnya.” Ucapnya saat menghadiri rapat Musrenbang di Kecamatan Tambun Utara, Rabu (12/2/2025)
“Saat ini saya hanya membaca di grup-grup saja terkait Struktur yang beredar, itu katanya Bupati akan mengevaluasi ulang dan belum mau tanda tangan.” Jelasnya.
“Nah terkait keterwakilan saya belum kaji itu, mestinya memang banyak tokoh-tokoh yang harus dilibatkan, saya kira Kecamatan-kecamatan perlu juga, banyak juga di Muaragembong, yang punya potensi SDM yang bagus. Kalo liat yang ada, Hanya Kepentingan Segelintir orang, asal ada nama, asal ada potensi, punya gaji, Soal kerja dia engga pikirin, yang penting punya aktivitas punya gaji nah itu yang saya tahu, Tapi nanti kita lihat juga, ketika anggaran ada yang masuk, kita pertanyakan juga.” Pungkasnya.
•Wan

