KARAWANG |infokeadilan.com – Pasokan air untuk kebutuhan para petani di tiga desa yakni Desa Bolang, Desa Kutamakmur dan Desa Srikamulyan Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang kompak meminta tindakan pihak PJT wilayah II Rengasdengklok.
Mereka mendesak untuk segera melakukan normalisasi di saluran air yang sudah mengalami kedangkalan fatal. Mereka juga menyebut bahwa kedangkalan tersebut sudah hampir 8 bulan tanpa ada pengangkatan lumpur secara signifikan. Sehingga hal itu membuat para petani di tiga desa tersebut mengalami kekurangan pasokan air untuk mengairi lahan sawahnya karena hambatan seperti tiang beton jbatan dan sampah.
Selain itu, mereka juga menduga bahwa adanya kedangkalan tanah di area bawah jembatan Bolang. Jumat (30/05/2025).
Menanggapi hal tersebut Hj. Juhariah Kepala Desa Kutamakmur mengungkapkan, perlunya tindakan dari pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa meski sudah dilakukan normalisasi namun aliran air tetap tidak maksimal karena adanya kedangkalan tanah di beberapa titik tepatnya di area bawah jembatan.
“Meski sudah di lakukan normalisasi di tempat kami, PR nya adalah di bawah jembatan Bolang, karena saat saya cek sangat dangkal dan penyebab daripada air itu tidak mengalir deras ke Desa kami dan Desa Srikamulyan. Hal itu kemungkinan sudah lama dan perlu di lakukan perawatan di Jembatan Bolang III ini.” Ucapnya.
“Maka dari itu kami meminta kepada pihak terkait dalam hal ini pihak PJT wilayah II Rengasdengklok agar sesegera mungkin bisa di realisasikan mengenai normalisasi.” Yandas Kades Kutamakmur Hj. Juhariah saat mengecek lokasi jembatan, Jum’at (30/5/2025)
“Dan kami dari tiga desa, yakni Desa Bolang, Desa Kutamakmur dan Desa Srikamulyan sepakat akan melayangkan surat permohonan Bantuan Perawatan Jembatan kepada PJT II Rengasdengklok, dan ini sudah di tanda tangani oleh Semua Kepala Desa.” Terangnya.
“Semoga Secepatnya agar apa yang menjadi Harapan Kami bisa di realisasikan dan Para Petani di tiga Desa memang benar benar membutuhakn air untuk mengairi sawah mereka. Dan apa yang menjadi kenadala kedepan kita juga akan terus woro woro Kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran air agar terciptanya hidup sehat lingkungan bersih, serta kami akan terus berkooridasi baik di tiga desa maupun ke Camat Tirtajaya sehingga bisa terciptanya apa yang menjadi keinginan bersama.” Tutupnya.
•Fai

