Nilai Fantastis Di Proyek Vidiotron Tuai Kritikan, Prioritas Penggunaan APBD Dipertanyakan

KARAWANG |infokeadilan.com – Proyek pemasangan digital iconik vidiotron outdoor OLS5FIXED Dinas Kominfo Kabupaten Karawang yang saat ini sedang dilaksanakan di area alun alun Karawang tuai kritikan dan jadi sorotan.

Diketahui, pada papan informasi proyek tersebut tertulis jumlah besaran anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang sebesar Rp. 1.797.201.000. (Satu Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Satu Ribu Rupiah) dan sebagai pelaksana PT Visi Tiga Media.

Ditengah pemerataan pembangunan di segala aspek yang sedang dilaksanakan Pemkab Karawang saat ini sepertinya bukan menjadi satu alasan untuk tidak melaksanakan proyek tersebut.

Ironis, padahal suara sumbang yang membutuhkan sarana, prasarana pendidikan dan infrastruktur pembangunan lainnya masih terdengar lantang disejumlah wilayah, terutama dipelosok pelosok pedesaan yang dianggap belum tersentuh secara maksimal.

Menanggapi hal tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak, terkait efektivitas dan urgensi penggunaan dana tersebut.

“Jika dilihat dari besar anggarannya, bukankah alangkah lebih baik jika dialokasikan terlebih dahulu untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU), perbaikan sarana-prasarana umum, atau infrastruktur yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas ?” Ujar seorang warga saat dimintai tanggapan, Sabtu (13/7/2025).

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang pada Diskominfo Karawang menegaskan bahwa pemasangan videotron tersebut merupakan bagian dari strategi publikasi pemerintah daerah. “Siap.. kebutuhan untuk publikasi,” Jawabnya singkat.

Ketika ditanya lebih lanjut soal efektivitas pemanfaatan anggaran dan apakah tidak lebih bijak jika dialokasikan untuk kebutuhan publik, dirinya memberikan penjelasan lanjutan.

“Media massa dan publikasi media luar ruang semuanya bermanfaat a… salah satunya ya videotron,” Jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa videotron berfungsi sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat, termasuk publikasi hasil-hasil pembangunan serta program-program yang sudah maupun akan dijalankan oleh pemerintah. “Betul, informasi hasil-hasil pembangunan,” Tandasnya.

Saat ditanya lebih dalam soal fungsi utama dari videotron tersebut apakah juga untuk menyampaikan pemberitahuan program-program pemerintah yang akan datang, ia kembali menegaskan,

“Siap… betul a.” Singkatnya.

Meski demikian, pertanyaan publik mengenai efisiensi penganggaran masih menggantung, terutama mengingat telah adanya berbagai media massa lokal yang telah menjalin kemitraan dengan Pemkab Karawang.

Sejumlah kalangan berharap agar Pemkab Karawang dapat melakukan evaluasi dalam menentukan prioritas penggunaan APBD, dengan lebih mengedepankan kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara itu, transparansi dan efektivitas program publikasi pemerintah akan terus menjadi sorotan dalam memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi publik.

 

•Fai/Red

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI