Camat Diduga Tipu Warga, Askun Geram : Pecat, Jangan Nodai Wajah Bupati

KARAWANG |infokeadilan.com – Aroma busuk dugaan penipuan yang dilakukan Camat Pangkalan, CT, semakin menyengat. Janji manis perumahan syariah yang diumbar, kini berubah menjadi mimpi buruk bagi puluhan warga Karawang.

Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian SH.MH, tak tinggal diam. Dengan nada berapi-api, Askun (sapaan akrabnya) mengecam keras tindakan CT dan mendesak BKPSDM Karawang untuk bertindak tegas.

“Ini bukan sekadar masalah utang piutang! Ini penyalahgunaan wewenang yang sudah merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah!” gertak Askun, Selasa (18/11/2025).

Ia menilai, jabatan camat telah dijadikan alat untuk memperdaya warga yang polos.

“Kalau dia bukan camat, apa mungkin warga mau menyerahkan uang ratusan juta?” tanyanya retoris.

Askun menyoroti bahwa kasus ini bukan hanya masalah pribadi CT, melainkan juga cermin buruknya pengawasan dan penegakan disiplin ASN di Karawang. Ia khawatir, jika tidak ada tindakan tegas, kasus serupa akan terus berulang.

“Jangan cuma diberi sanksi administratif! Itu sama saja menampar nyamuk! Pecat saja! Biar jadi pelajaran bagi yang lain,” tegasnya.

Askun juga meragukan janji CT untuk mengembalikan uang warga senilai Rp 2 miliar dalam waktu singkat.

“Itu omong kosong ! Dari mana dia dapat uang sebanyak itu dalam sebulan ? Jangan-jangan malah gali lubang tutup lubang!” ujarnya.

Askun mengingatkan BKPSDM Karawang untuk tidak terlena dengan janji-janji manis CT. Ia meminta agar kasus ini diusut tuntas dan semua pihak yang terlibat dihukum seberat-beratnya.

“Jangan biarkan Karawang tercoreng oleh ulah oknum camat yang tidak bertanggung jawab! Copot jabatannya sekarang juga!” tandas Askun dengan nada geram.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Karawang. Masyarakat menuntut transparansi dan keadilan. Apakah BKPSDM Karawang berani mengambil tindakan tegas? Atau justru membiarkan skandal ini menguap begitu saja?

 

•Red

 

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI