KARAWANG |Infokeadilan.com – Proyek peningkatan jalan di Kecamatan Karawang Barat yang dikerjakan oleh CV. Brawijaya tuai sorotan setelah hasil investigasi lapangan menemukan sejumlah dugaan kejanggalan dalam proses pengerjaannya.
Proyek dengan pagu anggaran Rp 397.946.000,- yang seharusnya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, justru diduga tidak sesuai dengan standar dan aturan yang telah ditetapkan.
Salah satu kejanggalan yang ditemukan adalah tidak digunakannya landasan besi waremesh, padahal jalan tersebut merupakan jalur vital yang sering dilalui kendaraan roda empat berkapasitas berat.
“Setau saya kalau ga salah ini tidak menggunakan landasan besi waremesh. Padahal jalan ini jalur kendaraan roda empat bermuatan berat. Tapi kami tidak melihat adanya pemasangan waremesh,” ujar seorang warga di lokasi kepada media, Sabtu (13/12/2025).
Tidak hanya itu, dugaan lain pun muncul terkait kualitas beton yang digunakan mengenai ukuran dan kualitasnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan dan ketahanan jalan.
Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja di lapangan berinisial S mengaku tidak mengetahui siapa pelaksana atau konsultan pekerjaan tersebut, ia juga mengaku hanya bekerja pada bidang penggalian saja.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penggunaan besi waremesh memang tidak dilakukan.
“Ini kang, itu kan nanti sebelah nya di bobok lagi, nah baru nanti di kasi dowel nya, kalau waremesh emang ga pakai waremesh. Ini pun bukan kerjaan saya mohon ijin,” jelasnya.
Ketika ditanya apakah dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) ada pemasangan besi waremesh atau tidak, S menjawab dan menunjuk papan informasi proyek yang terpampang.
“Ada kang deket warung RAB nya terpampang coba cek, coba kang ada ga ?,” jawabnya dengan nada balik bertanya kepada media.
Namun, S memilih diam ketika awak media menjelaskan bahwa apa yang dijelasnkannya itu bukan RAB, melainkan hanya menjelaskan nilai pagu anggaran dan nomor kontrak kerja.
Dugaan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan kualitas. Kepada pihak terkait diharapkan segera melakukan audit dan investigasi mendalam terhadap proyek ini, serta menindak tegas pihak yang terlibat jika terbukti melakukan pelanggaran.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dan keterangan resmi dari pihak pemborong proyek tersebut.
•U.S/Red

