BUMDes Darawolong Gandeng Pendamping Desa, Kembangkan Program Ketapang dengan Ayam Petelur

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Darawolong bekerja sama dengan pendamping desa melaksanakan program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahap kedua tahun anggaran 2025, dengan fokus pada pengembangan usaha ayam petelur. Program ini dirancang untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Darawolong, Sabtu (17/01/2026).

Ketua BUMDes Darawolong, Oding, menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di rumah kediamannya. Menurutnya, program Ketapang kali ini merupakan kelanjutan dari upaya bersama dalam memanfaatkan Dana Desa untuk kesejahteraan warga.

“Program Ketapang tahun 2025 tahap kedua ini diarahkan pada pengembangan ayam petelur. Kami selalu melakukan konsultasi mendalam dengan pendamping desa terkait penggunaan dana dan perencanaan program sumber Dana Desa. Alhamdulillah, setiap langkah yang kami tempuh selalu mendapatkan arahan yang jelas dan tepat sasaran,” ujar Oding.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan ayam petelur sebagai fokus program didasarkan pada pertimbangan keberlanjutan dan manfaat yang dapat dirasakan secara luas. Produk telur memiliki permintaan yang stabil di pasar lokal, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan masyarakat.

“Kami berharap program Ketapang berupa ayam petelur ini dapat berkembang dengan baik. Tidak hanya memberikan manfaat bagi pengurus BUMDes, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga Desa Darawolong. Dengan demikian, diharapkan perekonomian lokal dapat meningkat dan daya saing masyarakat juga semakin kuat,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Dalam pelaksanaannya, program ini akan melibatkan sejumlah kelompok masyarakat yang telah melalui pembinaan khusus mengenai teknik budidaya ayam petelur yang baik dan benar. BUMDes juga akan membantu dalam hal pemasaran produk agar hasil usaha dapat tersalurkan dengan optimal.

Pihak pendamping desa yang terlibat dalam program ini menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil BUMDes Darawolong. Menurut mereka, program Ketapang dengan konsep yang tepat menjadi salah satu cara efektif untuk menggerakkan ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya luar.

“Dengan kolaborasi antara BUMDes dan masyarakat yang didukung oleh pendamping desa, kami yakin program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Semoga ayam petelur yang dikembangkan dapat menjadi komoditas unggulan Desa Darawolong dan membawa kemakmuran bagi seluruh warga,” ucap salah satu pendamping desa.

Ke depannya, BUMDes Darawolong berencana untuk mengembangkan skala usaha serta menjajaki kemungkinan pengolahan produk turunan dari telur agar nilai tambah usaha semakin besar dan manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat desa.

 

•Edi

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI