KARAWANG |Infokeadilan.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan kerja ke Vihara Sian Djin Ku Poh, Kelurahan Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus menjaga warisan sejarah bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama bersama rombongan disambut langsung oleh pengelola vihara dan tokoh masyarakat setempat. Menag juga meninjau kondisi langsung Vihara Sian Djin Ku Poh yang dikenal sebagai salah satu rumah ibadah tertua di wilayah Kabupaten Karawang.
“Saya sangat senang dapat mengunjungi Vihara Sian Djin Ku Poh yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi bangsa kita. Rumah ibadah apa pun, dari agama mana pun, adalah bagian dari identitas kita yang harus kita jaga bersama,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kelestarian tempat ibadah bersejarah, Menteri Agama turut melakukan penanaman pohon di area kompleks vihara. Selain itu, juga diberikan bantuan kepada pengelola untuk mendukung kegiatan keagamaan serta perawatan bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut.
“Penanaman pohon ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap lingkungan, sementara bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu pengelola dalam menjaga kelestarian vihara dan menjalankan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Menteri Agama menyampaikan pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat.
“Sebelum kita merayakan Tahun Baru Imlek, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga toleransi, kebersamaan, serta saling menghormati antarumat beragama. Kerukunan adalah modal utama kita untuk membangun negeri yang lebih baik,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat semakin memperkuat nilai-nilai kerukunan umat beragama serta menjaga kelestarian rumah ibadah sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan sejarah dan budaya bangsa Indonesia.
•Red

