KARAWANG |Infokeadilan.com – Ironi menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Karawang. SDN Kutaraja 1, yang terletak tepat di hadapan Kantor Desa Kutaraja, Kecamatan Kutawaluya, kini seakan terpuruk dalam kondisi rusak parah. Puing-puing bangunan yang hampir ambruk dan halaman yang berubah menjadi genangan air setiap musim hujan dinilai telah menghilangkan hak dasar siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan aman.
Kondisi tidak hanya menyangkut ketersediaan fasilitas, melainkan menjadi ancaman serius bagi keselamatan peserta didik yang masih terpaksa menjalankan aktivitas belajar di bawah bayang-bayang kerusakan yang mencolok.
Bagi komunitas sekolah, telah menjadi fakta yang tak bisa disembunyikan bahwa kegiatan seperti upacara bendera dan ekstrakurikuler kini jarang dapat diadakan. Penyebab utamanya adalah kondisi halaman yang rusak, berlumpur, dan sering terendam banjir, membuat ruang terbuka tidak layak digunakan.
Melalui suara yang lugas, para siswa mengungkapkan harapan sederhana: memiliki halaman yang diimplasemen agar mereka bisa bermain dan belajar dengan martabat yang setara dengan rekan-rekannya di sekolah-sekolah wilayah perkotaan.
Publik kini mengangkat pertanyaan tajam terkait lokasi sekolah yang berada dalam jangkauan langsung pemerintahan desa. Kerusakan yang jelas terlihat seolah menjadi cermin yang memantulkan kurangnya sinergi di antara birokrasi lokal. Mengapa kondisi fisik yang sudah sangat memprihatinkan bisa dibiarkan terbengkalai begitu lama tanpa adanya penanganan yang mendesak?
Ketua PGRI Kecamatan Kutawaluya, Basar, S.Pd., mengungkapkan bahwa pihak dinas terkait sebelumnya telah melakukan pemeriksaan lokasi. Namun, hingga saat ini, langkah konkret belum terealisasikan di lapangan.
“Ini hanya permukaan dari gunung es. Masih terdapat beberapa sekolah lain di bawah naungan Korwil Cambidik Kutawaluya yang kondisinya sudah tidak layak untuk digunakan,” tegas Basar, Minggu (15/2/2026)
Sebagai tanggapan atas kondisi darurat ini, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikbud Karawang, D. Pram, memberikan kabar yang mengharukan. Dalam konfirmasi melalui pesan singkat, ia memastikan bahwa pembangunan SDN Kutaraja 1 telah masuk dalam daftar prioritas tahun ini.
“Sudah tercatat dalam rencana pembangunan tahun ini. Insya Allah tahun ini kita akan segera kerjakan, doakan agar segala proses berjalan lancar dan semua pihak dalam kondisi sehat,” tulis D. Pram melalui pesan WhatsApp pribadinya.
•Her

