Askun Menilai Sosok Abdul Azis Layak Nahkodai Golkar, Modal Kepemimpinan dan Karakter Tangguh

KARAWANG |Infokeadilan.com – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Karawang, nama Anggota DPRD Karawang Dapil 4, Abdul Azis, SE, terus bersinar dan dinilai sangat layak untuk memimpin partai berlambang beringin tersebut.

Latar belakangnya sebagai aktivis pergerakan yang pernah menjabat di berbagai ketua organisasi menjadi nilai plus tersendiri. Terkini, Abdul Azis yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPD Partai Golkar Karawang secara terang benderang menyatakan niatnya untuk bertarung memperebutkan kursi ketua.

Praktisi Hukum dan Pengamat Politik, Asep Agustian SH. MH, memaparkan sejumlah alasan kuat mengapa sosok Abdul Azis dinilai tepat untuk memimpin Golkar Karawang ke depannya.

“Ya, dia memiliki banyak pengalaman memimpin organisasi seperti ketua PMII, ketua KNPI 2 periode, hingga sampai sekarang sebagai ketua Pemuda Pancasila. Dia sudah terbiasa berorasi, berdebat dan berbicara di hadapan publik. Makanya public speaking-nya juga bagus,” tutur Asep Agustian yang akrab disapa Askun, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, selain kemampuan komunikasi yang mumpuni, karakter dan sikap pribadi Abdul Azis juga menjadi daya tarik tersendiri.

“Sikap dan perilakunya juga sangat baik dan luwes dalam bergaul dengan siapapun. Makanya sebagai anggota dewan, dia memiliki hubungan emosional yang baik dengan para stakeholder di Karawang, baik dari kalangan eksekutif, legislatif maupun para tokoh pergerakan di Karawang,” katanya.

Askun menilai, kepemimpinan Abdul Azis memiliki ciri khas yang egaliter, inklusif, dan adaptif. Hal ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Partai Golkar saat ini untuk kembali menggeliat dan mengembalikan kejayaan seperti masa kepemimpinan Dadang S Muchtar (Dasim).

“Ya, saya pribadi tahu betul kalau Abdul Azis merupakan salah satu kader Partai Golkar yang banyak ‘digembleng’ Pak Dasim. Makanya dia memiliki karakter kepemimpinan organisasi yang egaliter dan inklusif. Senang berdiskusi dan banyak mendengarkan pendapat orang lain. Dan ini tentu modal besar untuk seorang pemimpin organisasi, apalagi bagi seorang pemimpin partai politik,” ungkap Askun.

Oleh karena itu, Askun berpesan agar Abdul Azis tetap teguh pada pendirian dan tidak gentar menghadapi Musda nanti.

“Pokoknya maju terus pantang mundur,” timpalnya.

Lebih jauh, ia berharap adanya sinergi antara senior dan muda. Tokoh senior sebaiknya menjadi penentu arah kebijakan, sementara tangan operasional dan gerak lapangan diserahkan kepada kader muda yang lebih adaptif dengan zaman.

“Di era reformasi dan digitalisasi seperti saat ini, saya pikir pola-pola lama kampanye partai politik yang kaku sudah lama ditinggalkan. Saya berpendapat, jika Golkar Karawang ingin maju, maka harus lebih mampu menyesuaikan dengan pola-pola kampanya yang lebih relevan dengan kondisi sosial-kemasyarakatan saat ini,” jelasnya.

“Dan saya meyakini Abdul Azis memahami betul skema itu semua. Menempatkan para tokoh senior politik sebagai penentu arah kebijakan partai, dan memberikan kesempatan luas kepada tokoh muda untuk bergerak di lapangan. Makanya saya nilai Abdul Azis layak memimpin Golkar Karawang ke depan,” pungkas Askun yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang.***

 

•Rls/Tim Infokeadilan.com

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI