SDN Gempolkarya 2 Ikuti Invitasi Olahraga Tradisional Tirtajaya: Lestarikan Budaya, Tanamkan Semangat Sportivitas Sejak Dini

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kecamatan Tirtajaya menjadi saksi kebangkitan kembali kekayaan budaya daerah melalui terselenggaranya Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Kecamatan Tirtajaya Tahun 2026. Bertempat di Lapang Trikora, Desa Medankarya, kegiatan ini berlangsung semarak dan penuh antusiasme, dengan keikutsertaan aktif dari berbagai perwakilan sekolah dan warga, termasuk SDN Gempolkarya 2 yang turut andil meramaikan ajang ini.

Acara yang digelar sebagai upaya nyata pelestarian warisan leluhur ini, sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi serta pembinaan semangat olahraga di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Di lokasi kegiatan, spanduk ucapan selamat datang dan semangat bertanding terpasang megah, menyambut kedatangan para peserta, ofisial, dan tamu undangan yang memadati lingkungan lapangan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan akrab.

Dalam ajang bergengsi ini, ditampilkan beragam cabang olahraga tradisional khas masyarakat setempat yang dikemas dalam bentuk kompetisi yang sehat dan berprestasi, di antaranya permainan grang, hadang, dagongan, dan sumpitan. Keempat cabang ini menjadi daya tarik utama yang memperlihatkan kekayaan budaya sekaligus ketangkasan para peserta.

Mengusung tema “Jungjung Sportivitas, Jelajahi Potensi, Raih Prestasi”, penyelenggaraan ini bukan sekadar ajang perlombaan semata, melainkan langkah strategis menjaga identitas dan ciri khas budaya daerah. Semangat tersebut turut diperkuat dengan berbagai pesan inspiratif yang diusung, seperti “Sportif Hari Ini, Juara Esok Hari”, “Bersaing Sehat, Berteman Erat!”, “Tirtajaya Hebat, Prestasi Meningkat!”, hingga “Berani Berusaha, Berjiwa Petualang!”.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama yang harmonis antara berbagai pihak, yakni KKGO Tirtajaya, BAPOPSI (Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia), serta ORTINA (Perkumpulan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia Kabupaten Karawang). Pihak panitia menegaskan bahwa olahraga tradisional merupakan kekayaan tak ternilai bangsa yang wajib dijaga, dikembangkan, dan diwariskan, agar tidak hilang tergerus arus zaman, serta berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter warga yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Para peserta yang hadir dari berbagai desa dan wilayah di Kecamatan Tirtajaya, termasuk para siswa SDN Gempolkarya 2, tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap babak pertandingan. Suara sorak sorai dan dukungan dari penonton terus bergema, mewarnai suasana persaingan yang berlangsung tertib, aman, namun tetap penuh kekeluargaan dan nilai sportivitas yang tinggi. Setiap peserta berjuang memberikan kemampuan terbaiknya, dengan tetap mengedepankan persahabatan dan kebersamaan di atas segalanya.

Pemerintah Kecamatan Tirtajaya maupun Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan, ajang serupa dapat terus digelar secara rutin setiap tahun, menjadi wadah pembibitan atlet olahraga tradisional yang berpotensi, serta semakin memperkokoh rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya daerahnya sendiri.

Menutup rangkaian acara, Ketua Panitia Pelaksana, Iwa Sujatmika, S.Pd., menyampaikan harapan besarnya agar kegiatan ini menjadi tonggak awal yang baik.

“Semoga ajang ini mampu membawa nama Kecamatan Tirtajaya meraih prestasi yang lebih gemilang di tingkat Kabupaten hingga Provinsi. Lebih dari itu, kami ingin menjamin keberlangsungan warisan budaya ini, agar olahraga tradisional Indonesia tetap hidup, lestari, dan terus diwariskan dari generasi ke generasi mendatang,” ujar Iwa.

 

•Kojek

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI