KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemandangan yang menimbulkan kekhawatiran dan risiko bahaya nyata terlihat jelas di jalur penghubung Rengasdengklok – Batujaya – Pakisjaya, tepatnya berada tak jauh dari tugu batas wilayah yang memisahkan Desa Kertasari dengan Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok. Terpantau empat buah tiang penyangga jaringan kabel tampak miring drastis, posisinya sudah hampir roboh sepenuhnya, namun hingga kini kondisinya terkesan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya penanganan, pengamanan, maupun perbaikan dari pihak berwenang.
Kondisi bangunan penyangga yang sudah tidak tegak dan tidak kokoh lagi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga sekitar maupun setiap orang yang melintas di jalur tersebut. Pasalnya, pada tiang-tiang tersebut terpasang jaringan kabel yang mengalirkan arus listrik bertegangan tinggi.
Mengingat posisinya yang sudah condong dan strukturnya terancam runtuh sewaktu-waktu, dikhawatirkan kabel-kabel penghantar listrik tersebut dapat terputus, jatuh ke jalan maupun ke tanah, yang berpotensi menimbulkan risiko tersengat aliran listrik, kebakaran, hingga kecelakaan fatal yang membahayakan nyawa dan keselamatan siapa saja yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan Er seorang warga yang kerap melintas di jalur tersebut membenarkan, bahwa kondisi miringnya tiang tiang tersebut sudah lama tetapi belum juga ada tindakan penanganan dari pihak terkait.
“Sebenarnya tiang tiang ini dalam kondisi begini sudah lama juga pak, kalau ga salah hampir ada satu bulan lebih lah. tapi sampai sekarang belum juga di benerin, padahal ini posisinya di pinggir jalan.” jelas Er kepada media, Senin (1/6/2026).
Tidak hanya itu, Er juga mengungkapkan kekhawatirannya akan kondisi tiang yang sudah miring dan hampir roboh tersebut.
“Kalau misalnya ini tidak ada tindakan perbaikan, ini tentunya akan bisa membahayakan warga, sebab ada kabel yang mengandung aliran listrik ke satu tiang beton, itu kan tiang lampu PJU, bagaimana kalau tiangnya roboh lalu kabelnya putus ?.” ujarnya dengan penuh kekhawatiran.
Menanggapi hal ini kondisi tersebut bukan hanya membahayakan keselamatan, jika tiang tersebut tumbang, tetapi fasilitas penunjang keamanan dan kenyamanan jalan raya itu pun akan hilang dan bisa memperburuk kondisi keamanan jalanan, terutama pada malam hari.
Warga berharap agar pihak pengelola jaringan listrik maupun instansi terkait segera menurunkan tim, untuk menindaklanjuti kondisi darurat ini, melakukan pengamanan secepatnya, serta mengganti atau memperbaiki tiang dan seluruh jaringan yang ada sebelum terjadi musibah yang tidak diinginkan. Mengingat lokasi berada tepat di pinggir jalan raya yang cukup ramai dilalui kendaraan, penanganan dianggap sangat mendesak dan tidak boleh ditunda lagi.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan dan klarifikasi dari pihak berwenang terkait kondisi ke empat tiang yang belum diperbaiki dan belum dipasangi tanda peringatan bahaya maupun pembatas keamanan apa pun, sehingga risiko ancaman tetap terbuka lebar mengancam setiap pengguna jalan.***

