Karnaval Budaya Gema Nusantara Warnai Kenaikan Kelas dan Perpisahan di SDN Dawuan Timur 1

KARAWANG |Infokeadilan.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dawuan Timur 1 menggelar kegiatan Karnaval Budaya Gema Nusantara dengan mengusung tema “Rawat Adat, Jaga Alam, Budaya Lestari Bumi Berseri”. Acara yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026 ini digelar di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, serta didampingi antusias oleh para orang tua murid.

Karnaval ini melintasi rute sepanjang Jalan Bakan Bandung hingga kawasan Perumahan Royal di wilayah Dawuan Timur. Selama perjalanan, para peserta tampak ceria dan penuh semangat mengenakan beragam kostum khas budaya serta kreasi unik, menciptakan suasana yang meriah dan mengharukan bagi seluruh yang menyaksikan.

Salah satu orang tua siswa, Neni, menyampaikan kesan positifnya saat diwawancarai.

“Alhamdulillah, pelaksanaan karnaval budaya hari ini sangat luar biasa. Ini merupakan pengalaman baru bagi kami, di mana momen kenaikan kelas bagi siswa kelas 1 hingga 5 sekaligus perpisahan kelas 6 dikemas sedemikian rupa. Kami sangat mendukung kegiatan ini, mengingat sebelumnya acara hanya dilaksanakan di lingkungan sekolah saja. Harapan kami, ke depannya kegiatan ini dapat diselenggarakan lebih baik lagi dan dijadikan agenda tahunan, agar meninggalkan kesan mendalam bagi anak‑anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Dawuan Timur 1, Ujang Alamsyah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan sukses.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sesuai harapan. Kami mengucapkan terima kasih sebesar‑besarnya kepada Komite Sekolah, seluruh dewan guru, orang tua murid, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintahan Desa Dawuan Timur atas dukungan dan kerja sama yang diberikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan karnaval ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan Dinas Pendidikan yang melarang pelaksanaan perpisahan secara berlebihan dan mewah.

“Berdasarkan hasil musyawarah bersama komite dan orang tua, kami sepakat mengadakan karnaval budaya sebagai alternatif. Kegiatan ini diselenggarakan tanpa adanya pungutan biaya khusus, melainkan berlandaskan kekompakan dan kesadaran bersama. Sederhana namun tetap bermakna dan meninggalkan kesan yang mendalam,” jelasnya.

Kepala sekolah juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang, dengan tetap menyesuaikan arahan dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai penutup rangkaian acara, panitia memberikan penghargaan bagi peserta yang berprestasi dalam lomba kostum dengan sub‑tema “Go Green & Recycle”, yaitu:

Kategori Best Kostum Perseorangan

– Kelas Bawah: Juara 1, Juara 2, Juara 3

– Kelas Atas: Juara 1, Juara 2, Juara 3

Kategori Keunikan dan Kekompakan Kelas

– Juara 1, Juara 2, Juara 3

•Edi Bahar

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI