BANJARMASIN, Infokeadilan.com — Dewan Pimpinan Pusat Forum Kerukunan & Pemerhati Warga Kalimantan (DPP FKPWK) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005–2015, H. Rudy Ariffin.
Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Minggu (6/9/2026) pukul 11.00 WITA di RS Amanah Medika, Banjarmasin, setelah sempat menjalani perawatan intensif sejak Sabtu kemarin.
Mewakili segenap pengurus dan anggota FKPWK di seluruh penjuru Kalimantan, Ketua Umum DPP FKPWK, H. Rachmad Fadillah, S.H., merilis ungkapan belasungkawa resmi atas kepergian salah satu putra terbaik Banua tersebut.
”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama keluarga besar DPP FKPWK, kami menyatukan doa dan rasa duka mendalam atas berpulangnya Bapak H. Rudy Ariffin. Banua hari ini kehilangan sosok pemimpin teladan yang tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengangkat harkat dan martabat masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar H. Rachmad Fadillah.
Selama satu dekade kepemimpinannya, H. Rudy Ariffin dikenal sebagai figur yang bersahaja, dekat dengan rakyat, serta senantiasa memegang teguh nilai-nilai religius. Dedikasi dan rekam jejak pengabdian almarhum dinilai telah meletakkan fondasi kokoh bagi kemajuan daerah.
”Jasa, pemikiran, dan kesederhanaan almarhum akan terus menyala sebagai inspirasi bagi kami. Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Bagi keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa dianugerahi ketabahan dan keikhlasan,” tutupnya.
Kepergian H. Rudy Ariffin meninggalkan penghormatan mendalam dari seluruh lapisan masyarakat. Warisan semangat dan kecintaannya pada Banua menjadi warisan berharga yang patut dilanjutkan oleh generasi penerus.
•Raihan

