Dugaan Intimidasi Politik di Pilkades Pasirtanjung, Akses Lahan Diklaim Pihak Paslon, Rumah Lansia Dibongkar

CIKARANG PUSAT, Infokeadilan.com — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, menelan korban sosial. Sebuah rumah milik seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kampung Paparean terpaksa dibongkar akibat eskalasi konflik politik lokal yang berujung pada penyelesaian sengketa lahan secara unilateral, Minggu (13/9/2026).

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dugaan perselisihan ini mencuat setelah pihak yang berafiliasi dengan salah satu pasangan calon (paslon) mengklaim kepemilikan atas sebagian tanah tempat hunian tersebut berdiri. Tekanan politik diduga menjadi pemantik utama, di mana korban dihadapkan pada ultimatum yang menyudutkan: membongkar bangunan rumahnya sendiri atau membayar ganti rugi atas lahan tersebut.

​Peristiwa ini mendulang keprihatinan mendalam dari warga sekitar. Pilkades yang seharusnya menjadi ajang perayaan demokrasi di tingkat tapak justru tercoreng oleh aksi yang mencederai nilai kemanusiaan dan merobek kerukunan antarwarga.

​Menanggapi insiden tersebut, Calon Kepala Desa Pasirtanjung Nomor Urut 02, Ombi bin Anden, melayangkan kritik atas kompromi etika dalam berdemokrasi.

​“Demokrasi adalah tidak membuat kita terpecah. Berbeda pilihan adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai perbedaan pilihan berujung pada hilangnya rasa kemanusiaan dan persaudaraan,” tegas Ombi.

​Merespons kondisi prihatin sang lansia, Ombi bin Anden bersama tim “Gerecep” turun langsung ke lokasi untuk mengulurkan bantuan. Pihaknya mengambil langkah konkrit dengan membangun kembali bagian hunian yang terdampak agar korban dapat kembali tinggal di tempat yang layak.

​Aksi tanggap ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial terhadap warga terdampak, melainkan penegasan pesan moral: persaudaraan dan solidaritas warga tidak boleh tumbang hanya karena benturan kepentingan politik kekuasaan.***

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI