DKM Masjid Besar Asy-Syuhada Cikampek Timur Santuni Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial dan Menebar Keberkahan

KARAWANG, Infokeadilan.com  – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Besar Asy-Syuhada yang berlokasi di Dusun Bakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim pada Jumat (9/10/2026). Wujud nyata kepedulian sosial ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta menebar keberkahan di tengah masyarakat sekitar.

​Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris DKM Masjid Besar Asy-Syuhada, Deden Komarudin, yang hadir mewakili Ketua DKM H. Muchtar Ependi. Turut mendampingi dalam kegiatan ini bendahara, anggota dewan DKM, serta jajaran pengurus masjid.

​Dalam keterangannya, Deden Komarudin menyampaikan bahwa program santunan ini merupakan agenda sosial berkelanjutan yang telah konsisten berjalan selama kurang lebih satu dekade. Keberlangsungan program ini tidak lepas dari sinergi dan ketulusan para pengurus masjid, warga, serta para donatur yang tergerak untuk merangkul anak-anak yatim di lingkungan setempat.

​“Alhamdulillah, program kebaikan ini telah berjalan sekitar 10 tahun. Pada umumnya, momentum santunan diselenggarakan setiap 1 atau 10 Muharram. Namun, apabila terdapat kelapangan rezeki dari para donatur, bantuan senantiasa kami salurkan secara langsung tanpa harus menunggu momen tersebut,” ujar Deden.

​Deden menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana berkat swadaya masyarakat serta kepedulian para donatur pribadi. Bantuan yang disalurkan mencakup paket bahan pokok (sembako) serta uang santunan.

​Dukungan tersebut diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan para penerima manfaat, sekaligus memupuk semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama. Bagi jajaran pengurus, kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan materiil, melainkan sebuah ikhtiar untuk merawat nilai-nilai empati dan kebersamaan di tengah masyarakat.

​Tidak berhenti pada program santunan, DKM Masjid Besar Asy-Syuhada juga mengusung visi sosial yang lebih luas. Pengurus tengah merencanakan pengadaan armada ambulans gratis guna melayani kebutuhan transportasi medis warga sekitar, terutama bagi masyarakat rentan yang membutuhkan penanganan darurat.

​“Ke depan, kami berikhtiar untuk menghadirkan layanan ambulans gratis bagi warga yang sakit. Kami berharap program kemanusiaan ini dapat segera terwujud sehingga kemanfaatan keberadaan masjid dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” ungkap Deden.

​Menutup keterangannya, Deden mengajak seluruh elemen masyarakat dan para dermawan untuk terus bergandengan tangan mendukung berbagai agenda kemanusiaan yang dikelola oleh DKM.

​“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi para donatur yang ingin berbagi rezeki. Semoga setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal jariyah yang melimpahkan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

​Melalui konsistensi program ini, DKM Masjid Besar Asy-Syuhada berkomitmen untuk terus menjadikan masjid bukan hanya sebagai pusat ibadah ritual, melainkan juga sebagai benteng kepedulian sosial yang membawa maslahat bagi lingkungan sekitar.

 

•Edi Bahar

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI