Perangi DBD, Puskesmas Cipayung Terus Gencarkan Kegiatan Fogging

CIKARANG TIMUR |Infokeadilan.com – UPTD Puskemas cipayung  getol melakukan berbagai upaya dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) Demam Berdarah Dengue (DBD). pelaksanaan fogging (pengasapan) dilakukan pada, Jum’at (14/6/2024) yang berlokasi  kampung Rawagebang RT 01/09 desa Tanjungbaru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi.

Langkah fogging ini dilaksanakan tidak terlepas dari peningkatan kasus DBD yang terjadi di kecamatan cikarang timur kasus demam berdarah DBD yang di akibatkan nyamuk Aedes Aegypti merupakan jenis nyamuk kosmopolitan yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Pelaksanaan fogging kali ini di pimpin langsung oleh kepala puskesmas Ajat jatnika skm,Marsin ketua rt 01 desa tanjungbaru dan juga didampingi oleh tokoh-tokoh setempat.

Andre salah satu warga menyampaikan terima kasih kepada Puskemas Cipayung yang telah memfasilitasi kegiatan fogging.

“Kami sebagai warga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Puskesmas Cipayung dan kami juga mengharapkan langkah ini dapat menekan kasus terjangkitnya DBD dilingkungan kami.” Ucapnya.

Marsin selaku ketua RT mengucapkan terimakasih kepada jajaran Puskesamas Cipayung atas kepedulian dan perhatian yang di berikan kepada warganya.

“Saya sebagai Ketua RT mengucapkan terima kasih kepada pak Kepala Puskesmas Cipayung dan tim atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat kami, dan tak lupa juga kepada Pemeritahan Desa Tanjungbaru yang terus berupaya melakukan pencegahan dan membasmi DBD melalui fogging serta pencegahan jentik nyamuk, sehingga tidak ada lagi warga yang terkena demam berdarah,” tuturnya

Kepala puskemas Ajat Jatnika SKM memberikan himbauan kepada warga kampung Rawagebang untuk selalu melakukan pencegahan.

“Mari kita bersama sama untuk selalu melakukan pencegahan secara bersama di lingkungan sekitar dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Langkah ini biasa disebut dengan 3M Plus, yaitu:

Menguras tempat penampungan air

Menutup tempat-tempat penampungan air

Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia. Kegiatan ini nanti akan terus kami lakukan, dan Insya Allah besok akan di laksanakan di desa Ciranggon dan Labansari.” Pungkasnya.

 

•Wan

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI